Indonesia adalah negara agraris yang sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani. Indonesia kaya akan sumberdaya alam dan tanah yang subur sehingga sangat cocok untuk budidaya tanaman. Untuk meningkatkan produktifitas tanaman banyak dari para petani menggunakan pupuk kimia. Hal ini sangat disayangkan karena penggunaan yang terus menerus dalam jangka waktu yang lama dapat merusak kesuburan tanah dan bisa membahayakan lingkungan. Penggunaan pupuk kimia dapat membunuh bakteri penyubur tanah dan merusak unsur hara tanah. Dan juga bisa merusak struktur ekosistem.

BACA: Hasil Panen Berlimpah dan Berkualitas dengan Pupuk Eco Farming

Oleh karena itu, dibutuhkan sesuatu yang bisa memperbaiki kondisi tanah dan tentunya bisa meningkatkan produktifitas tanaman. PT BEST memproduksi Eco Farming yaitu pupuk organik yang dapat memperbaiki struktur tanah dan mengandung 13 unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Pupuk Eco Farming sudah melalui uji lab dan sudah terbukti memberikan hasil yang maksimal bagi tanaman dan tanah.

Eco Farming mengandung unsur hara makro (N,P,K) hara sekunder(S,Ca,Mg), dan hara mikro (Cl,Mn,Fe,Cu,Zn,B,Mo). Kandungan hara inilah yang dibutuhkan tanaman. Pupuk Eco Farming bisa diaplikasikan untuk beragam tanaman pangan dan perkebunan seperti padi, coklat, kelapa sawit, Mangga, Semangka, Melon dll

Bagi para petani sangat disarankan untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia dan beralih ke pupuk organik karena lebih ramah lingkungan untuk masa depan yang lebih baik.  Adapun pupuk Eco Farming memiliki kegunaan sebagai berikut:

  • Penggunaan pupuk eco farming dapat menyuburkan tanah dengan menyediakan unsur unsur hara yang belum tersedia di dalam tanah
  • Pupuk Eco Farming bisa mengaktifkan mikrorganisme pengurai di dalam tanah
  • Pupuk Eco Farming dapat menetralkan pH tanah dan

Nah untuk pengaplikasian pupuk Eco Farming pada tanaman padi bisa dilakukan sebagai berikut:

Eco Farming dicampurkan dengan air dahulu, 1 tube plus 1 liter air utk menjadi biang.

Setelah itu ambil 40-50 ml pupuk campurkan dg 1 handsplayer isi 17 liter.

Berarti 1 tube jadinya 1000 ml.

50 ml diberikan 1 hesflayer 17 ltr / satu tangki.1 tube bisa 20 tangki hesflayer.
1 ha sawah hanya butuh 13 atau 14 tangki. Per satu kali aplikasi.
Penggunaan pupuk cukup 25% dari kebiasaan penggunaan pupuk.

Utk 1 hektar menggunakan 10 tube. 1 Hektar Padi menggunakan 10 Tube, 6 tube pertama digunakan utk disemprotkan ke tanah 5 hari sebelum tanam dengan tujuan untuk mengaktifkan unsur hara tanah, 4 tube berikutnya disemprotkan ke tanaman pada usia 14, 28, 42 dan 56 hari setelah tanam masing-masing 1 tube, karena sudah ada tanaman, aplikasikan antara jam 16.00 – 10.00 (sore hari setelah jam 4 atau pagi hari sebelum jam 10).

Sehingga kedepannya cukup 25% dari kebiasaan petani utk kimianya, karena hanya kimia yang mempu menguraikan unsur makro tanah.

BACA: Peluang Bisnis Eco Farming

Demikian ulasan singkat tentang penggunaan pupuk Eco Farming pada tanaman padi.  Semoga bisa membantu para petani meningkatkan produktifitas padinya dan bertambahnya kesuburan lahan sawahnya.Untuk info dan pemesanan produk Eco Farming bisa hubungi tim Ecoracingpreneur di 0817 5011 058 .

Dengan membeli produk Eco Farming anda berkesempatan menjalankan bisnis dan mendapatkan keuntungan reward dan bonus.

Translate »